Kenang Perjuangan H. Abdul Aziz Rajmal, Harisal: Warisan Dakwahnya Harus Kita Lanjutkan

  • Bagikan

BURAU, Koranta.id — Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Harisal, turut hadir dalam peringatan Haul pendiri Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo, Almarhum H. Abdul Aziz Rajmal, M.Hi, yang berlangsung khidmat di Kecamatan Burau, Sabtu (25/10/2026).

Kehadiran Harisal menjadi wujud penghormatan dan kepedulian legislatif terhadap tokoh agama yang telah berjasa besar dalam membangun pendidikan Islam di Luwu Timur.

Acara haul tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler, Kepala Kemenag Lutim Rusdidaming, S.Ag., M.H., Kadis DPMD Awaluddin, Kadis Dinsos Masdin, Anggota DPRD Abdul Halim, Camat Burau Darlin, Kepala Cabang BSI, Kapolsek Burau AKP Ahmar Wijaya, S.Sos, perwakilan Koramil 1403-13/Wotu, serta ratusan santri dan orang tua santri.

Rangkaian acara dibuka oleh Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah, Nurchalis Aziz, M.Pd, yang merupakan putra kandung Almarhum. Ia menceritakan kilas balik perjuangan ayahandanya merintis pondok pesantren dari keterbatasan hingga mampu menjadi pusat pendidikan Qur’ani yang diperhitungkan di Luwu Timur.

Selanjutnya, sambutan Bupati Luwu Timur yang dibacakan oleh Wakil Bupati Puspawati Husler menyampaikan penghargaan atas dedikasi Almarhum. Pemerintah daerah berharap Ponpes Nurul Junaidiyah terus menjadi pilar dalam mencetak generasi berakhlak mulia.

Di sela acara, Harisal menyampaikan rasa harunya dapat hadir dalam momentum tersebut. Menurutnya, keteladanan Almarhum H. Abdul Aziz Rajmal harus menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Almarhum adalah sosok guru dan orang tua bagi kita semua. Perjuangannya membangun pesantren ini adalah warisan yang tak ternilai. Kita wajib menjaga dan melanjutkan semangatnya,” ujar Harisal.

Kegiatan haul kemudian ditutup dengan prosesi ziarah ke makam Almarhum H. Abdul Aziz Rajmal, dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda peresmian bangunan kelas baru santri, serta penanaman bibit alpukat di lingkungan ponpes sebagai simbol keberkahan dan kemandirian pesantren.(Ib/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *