WASUPONDA, Koranta.id — Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu Timur, Hj. Harisa, melakukan kunjungan kerja dan monitoring terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2027 di Kecamatan Wasuponda, Selasa (20/10/2026).
Kunjungan yang dipusatkan di Kantor Camat Wasuponda ini dilakukan untuk memastikan penyusunan APBD 2027 benar-benar berbasis pada kebutuhan riil masyarakat di bawah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Wasuponda, Alamsyah, Anggota DPRD Luwu Timur Andi Ahmad dan Erni Malape, serta sejumlah aparat desa, tokoh masyarakat dan tokoh perempuan setempat.
Hj. Harisa menegaskan, monitoring Ranperda APBD 2027 di kecamatan penting dilakukan agar program pembangunan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.
“Saya turun langsung ke Wasuponda untuk mendengar langsung. APBD 2027 harus menjawab keluhan warga soal infrastruktur, pemberdayaan perempuan, UMKM, dan pelayanan dasar. Jangan sampai anggaran besar tapi tidak dirasakan masyarakat,” tegas Hj. Harisa.
Menurutnya, Kecamatan Wasuponda sebagai wilayah yang berdekatan dengan kawasan industri memiliki tantangan pembangunan yang kompleks, mulai dari jalan, drainase, hingga penguatan ekonomi keluarga.
Camat Wasuponda, Alamsyah, mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia berharap usulan-usulan prioritas dari desa-desa di Wasuponda bisa masuk dalam program prioritas APBD 2027.
Sementara itu, Andi Ahmad dan Erni Malape yang mendampingi Wakil Ketua II mencatat sejumlah aspirasi warga untuk dibawa dalam pembahasan Badan Anggaran DPRD.
Suasana pertemuan berlangsung dialogis. Para aparat desa bergantian menyampaikan usulan dan harapan agar pembangunan di Wasuponda semakin maju dan merata.
Hj. Harisa berharap, dengan adanya monitoring langsung ke lapangan, Ranperda APBD 2027 yang akan disahkan nanti benar-benar menjadi APBD yang pro-rakyat, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Luwu Timur.(Red)












