Sarkawi Ingatkan Pemkab Luwu Timur Taati Aturan dalam Proyek Multiyears

  • Bagikan

MALILI, Koranta.id – Anggota DPRD Luwu Timur, Sarkawi Hamid, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur agar tidak melangkahi prosedur dalam pelaksanaan proyek tahun jamak atau multiyears.

Hal itu ia sampaikan saat Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur dengan agenda Laporan Banggar, Persetujuan Bersama Ranperda Pertanggungjawaban APBD TA 2025, Pendapat Akhir Kepala Daerah, serta penyerahan Rancangan KUA-PPAS TA 2027. Rapat digelar di Ruang Paripurna DPRD Luwu Timur, Senin 13/7/2026.

Sarkawi menyinggung rencana Bupati Irwan Bachri Syam yang sebelumnya menyebut akan menjalankan proyek multiyears di 2027, terutama untuk pembangunan infrastruktur jalan dan pemasangan lampu penerangan jalan umum.

Menurutnya, DPRD mendukung penuh program pembangunan daerah. Namun ia menegaskan prosesnya wajib sesuai koridor hukum agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Kita semua sepakat program ini harus berjalan. Tapi pelaksanaannya harus tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan,” ujar Sarkawi di hadapan peserta paripurna.

Ia mengacu pada PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, khususnya Pasal 92, yang mewajibkan adanya persetujuan bersama antara kepala daerah dan DPRD untuk kegiatan tahun jamak. Ketentuan serupa juga tercantum dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, serta Perpres Nomor 16 Tahun 2018 yang telah diubah dengan Perpres Nomor 12 Tahun 2021.

Sarkawi juga menyoroti bahwa hingga rapat berlangsung, DPRD belum menerima surat resmi maupun dokumen usulan proyek multiyears dari pemerintah daerah.

Seharusnya sebelum pembahasan KUA-PPAS, DPRD terlebih dahulu membahas rencana multiyears beserta lampirannya. Mulai dari ruas jalan yang akan dibangun sampai titik pemasangan lampu jalan. Sampai saat ini dokumen itu belum kami terima,” jelasnya.

Ia berharap Pemkab segera menyerahkan usulan resmi beserta detail kegiatan, supaya pembahasan bisa dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ini semata pengingat agar pemerintah daerah dan DPRD bisa bekerja sama dengan baik, dan tidak ada yang keluar dari aturan,” tegasnya.

Di akhir penyampaian, suasana sempat dicairkan Sarkawi dengan candaan. Ia mengusulkan agar eksekutif dan legislatif menggelar nonton bareng Piala Dunia sebagai sarana mempererat kebersamaan, setelah agenda pertandingan persahabatan sebelumnya belum terlaksana.

Supaya kita tetap bisa bersaing, tapi tetap satu,” katanya yang disambut tawa anggota dewan.(Ib/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *