TOWUTI, LUWU TIMUR — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Timur, Alamsyah, menggelar Reses Perseorangan Masa Sidang III Tahun Sidang 2025/2026 bersama masyarakat Desa Langkea Raya, Kecamatan Towuti, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan reses ini merupakan agenda rutin anggota DPRD yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun. Tujuannya untuk membangun komunikasi dua arah dengan konstituen di daerah pemilihan masing-masing, sekaligus menyerap langsung aspirasi masyarakat.
“Reses ini adalah wadah resmi untuk menjemput aspirasi masyarakat. Ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai anggota DPRD. Kami hadir untuk mendengar, mencatat, dan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan warga,” ujar Alamsyah dalam sambutannya.
Pertemuan yang berlangsung di Desa Langkea Raya itu dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, serta Kepala Desa Wawondula. Kehadiran OPD diharapkan dapat menjembatani usulan warga agar lebih cepat direspons dalam perencanaan pembangunan.
Salah satu kabar baik yang disampaikan Alamsyah dalam forum tersebut adalah terkait pembangunan Rumah Sakit Towuti. Ia menyebut, berkat dukungan Bupati dan sinergi bersama DPRD, pada Tahun Anggaran 2027 telah disiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk lanjutan pembangunan rumah sakit tersebut.
“Alhamdulillah, tahun 2027 disiapkan anggaran 10 miliar untuk lanjutan pembangunan RS Towuti. Ini untuk menjawab keluhan warga, khususnya masyarakat yang tinggal di wilayah seberang danau Towuti terkait akses dan pelayanan kesehatan,” jelas Alamsyah.
Menurutnya, keberadaan rumah sakit yang layak dan mudah dijangkau sangat penting bagi masyarakat Towuti. Selama ini warga seberang danau harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan. Dengan adanya alokasi anggaran tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan di wilayah itu bisa semakin merata dan berkualitas.
Dalam dialog, warga juga menyampaikan berbagai aspirasi lain terkait infrastruktur, perumahan, dan pelayanan dasar. Semua masukan tersebut dicatat Alamsyah untuk kemudian dibahas lebih lanjut di tingkat komisi dan dibawa dalam forum pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah.
Alamsyah berharap, melalui reses ini komunikasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin. Sehingga setiap program pembangunan yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan, khususnya di wilayah Dapil Towuti.(Red)












