Di Tengah Musibah Luka Bakar, Keluarga Temukan Pelayanan yang Menguatkan di RSUD I Lagaligo

  • Bagikan

LUWU TIMUR, Koranta.id 21 Juli 2026– Malam itu seharusnya berjalan seperti biasa bagi Mennye (67). Di rumah sederhananya di Desa Pongkeru, Kecamatan Malili, nenek itu beraktivitas seorang diri. Tak ada firasat, tak ada tanda bahaya yang ia sadari.

Usianya yang tak lagi muda membuat indra penciumannya tak lagi sepeka dulu. Tanpa mengetahui tabung LPG di rumahnya mengalami kebocoran, Mennye menyalakan api.

Dalam hitungan detik, dentuman kecil disusul kobaran api memecah keheningan. Semburan api langsung menyambar tubuhnya.

Nenek itu tak sempat menghindar. Kepanikan terjadi ketika warga berdatangan untuk membantu memadamkan api yang mulai membesar.

Dengan luka bakar di beberapa bagian tubuh, Mennye segera dilarikan ke Puskesmas Lampia. Kondisinya yang membutuhkan penanganan lebih lanjut membuat tim medis merujuknya ke RSUD I Lagaligo Wotu pada dini hari.

Sekitar pukul 02.00 Wita, ambulans tiba di rumah sakit. Di tengah rasa cemas yang menyelimuti keluarga, harapan mulai muncul ketika tim medis bergerak cepat memberikan penanganan.

Anak korban, Aco, mengaku sempat khawatir karena selama ini banyak mendengar berbagai cerita mengenai pelayanan rumah sakit.

Namun kekhawatiran itu perlahan sirna begitu melihat ibunya langsung mendapat penanganan.

“Bahkan orang tua saya langsung ditangani oleh Direktur RSUD I Lagaligo, dr. Irfan. Setelah diperiksa, ibu saya langsung dijadwalkan menjalani operasi. Kami sangat bersyukur karena pelayanannya cepat,” tutur Aco.

Bagi Aco, pengalaman yang dialaminya menjadi jawaban atas keraguan yang selama ini ia dengar dari berbagai cerita.

Kami sering mendengar isu soal pelayanan rumah sakit. Tapi ketika kami mengalaminya sendiri, ternyata berbeda. Dokter dan perawat bergerak cepat, kami juga terus diberikan penjelasan tentang kondisi ibu,” katanya.

Kini, Mennye masih menjalani proses pemulihan. Luka bakar yang dialaminya membutuhkan perawatan intensif. Di balik musibah yang nyaris merenggut keselamatannya, keluarga menyimpan rasa syukur karena pertolongan datang tepat waktu.(Ib/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *