Pipa Minyak PT Vale di Balambano Disorot DPRD, Jarak Terlalu Dekat Permukiman Warga

  • Bagikan

LUWU TIMUR, Koranta.id — Anggota Komisi III DPRD Luwu Timur, Badawi Alwi, menyoroti keberadaan pipa minyak milik PT Vale Indonesia Tbk di Dusun Balambano, Kecamatan Wasuponda yang dinilai terlalu dekat dengan permukiman warga dan berisiko terhadap keselamatan.

Sorotan tersebut disampaikan Badawi dalam pertemuan yang digelar di Kantor Camat Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, beberapa waktu lalu, yang membahas persoalan pipa minyak di Balambano yang selama ini menuai penolakan dari sebagian warga.

Dalam pertemuan itu, Badawi mengaku sempat mengira pipa yang terpasang di kawasan tersebut adalah pipa air. Namun setelah turun langsung ke lapangan, ia memastikan bahwa pipa tersebut merupakan pipa minyak milik PT Vale.

“Jarak pipa minyak PT Vale di Balambano memang cuma beberapa meter dan itu bisa membahayakan warga. Awalnya saya kira pipa air, ternyata saya turun pipa minyak vale,” ujar Badawi.

Menurut legislator tersebut, posisi pipa yang hanya berjarak beberapa meter dari rumah warga membuat masyarakat berada pada posisi yang sangat rentan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kebocoran atau insiden lainnya.

Ia menegaskan, jika terjadi sesuatu, maka dampak kerugian yang akan ditimbulkan akan jauh lebih besar karena lokasi pipa berada tepat di kawasan padat permukiman warga.

Oleh karena itu, Badawi mendesak pihak terkait dan manajemen PT Vale Indonesia untuk mengutamakan faktor keselamatan warga dalam setiap pekerjaan yang berkaitan dengan jalur pipa minyak tersebut.

Ia juga meminta agar dilakukan kajian ulang terkait jarak aman pipa dari permukiman, serta berharap pertemuan lanjutan dapat menghasilkan kepastian dan jaminan keselamatan bagi warga. Menurutnya, keselamatan masyarakat tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan operasional perusahaan.(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *