Sinjai, Koranta.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Komisi B, Heriwawan, M.I.Kom., kembali turun menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses di Dusun Annie, Kelurahan Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kamis, 23 Juli 2026.
Di hadapan ratusan warga dan tokoh masyarakat yang hadir, legislator muda asal Partai Demokrat ini menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kebersamaan serta dukungan konstituen yang terus menguatkan langkah politiknya di parlemen.
“Terima kasih kepada seluruh tim dan masyarakat yang telah membersamai perjalanan ini. Setelah satu setengah tahun mengemban amanah di DPRD Sulsel, kepercayaan inilah yang membuat saya tetap konsisten berada di garis perjuangan rakyat,” ungkap Heriwawan penuh emosional.
Dalam kesempatan tersebut, Heriwawan memaparkan bagaimana postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel senilai Rp10 triliun dialokasikan. Ia menegaskan tugas utamanya di Komisi B adalah memastikan setiap rupiah dari APBD betul-betul kembali untuk kepentingan masyarakat, mulai dari infrastruktur jalan, perbaikan irigasi, hingga pemberdayaan ekonomi.
Salah satu fokus utama yang dilaporkan Heriwawan yakni pengerjaan infrastruktur jalan di beberapa titik krusial yang menghubungkan antarwilayah.
“Pengerjaan ruas Mangarabombang, Kajang, Sinjai, Sinjai Borong, hingga akses Bulukumba–Sinjai Borong dan Sinjai–Malino saat ini sedang berjalan. Insya Allah, seluruh pengerjaan ini ditargetkan rampung tahun depan,” paparnya.
Selain akses jalan, proyek yang dikerjakan oleh BUMN ini diharapkan mampu menyokong produktivitas pertanian warga. Di saat bersamaan, pembangunan Rumah Sakit Rujukan di Malino juga terus didorong untuk mempermudah akses kesehatan masyarakat.
Sebagai sosok yang tumbuh dari basis aktivis pemuda, Heriwawan paham betul pentingnya transparansi publik. Ia secara terbuka mengajak masyarakat untuk ikut mengambil peran dalam mengawal seluruh proyek pembangunan yang sedang berlangsung.
“Tolong bantu kami mengawasi pengerjaan pembangunan ini di lapangan agar kualitasnya sesuai harapan. Sebab, anggaran yang digunakan ini adalah uang rakyat yang dikumpulkan melalui pajak,” imbaunya.
Mendekati akhir kegiatan, Heriwawan menyampaikan refleksi mendalam mengenai sisa masa jabatannya di legislatif. Dengan penuh ketulusan, ia menegaskan komitmen pengabdiannya untuk daerah pemilihan Sinjai dan Bulukumba.
“Dalam tiga tahun sisa masa jabatan ini, insya Allah jiwa dan raga saya persembahkan sepenuhnya untuk masyarakat Sinjai,” tegasnya disambut tepuk tangan warga.
Sebagai penutup narasi resesnya, Heriwawan memberikan catatan strategis mengenai peta potensi ekonomi Kabupaten Sinjai. Menurutnya, Sinjai harus fokus pada kekuatan utamanya agar mampu bersaing.
“Sinjai ini basis utamanya bukan pariwisata atau industri besar, melainkan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Ke depan, tiga sektor inilah yang harus terus kita dorong dan tingkatkan kualitasnya agar kesejahteraan masyarakat terangkat,” pungkasnya.
Kegiatan reses tersebut kemudian diakhiri dengan dialog interaktif penyerapan aspirasi, lalu ditutup dengan sesi foto bersama antara Heriwawan, tokoh masyarakat, dan warga Kelurahan Alenangka.(Red)












