MALILI, Koranta.id – Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo, mendorong perempuan untuk naik kelas dari sekadar penerima manfaat menjadi motor penggerak pembangunan.
Penegasan itu disampaikannya saat menjadi pemateri pada kegiatan _Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi_ melalui program Ruang Bersama Indonesia (RBI), Senin 22/6/2026 di Wisma Trans, Puncak Indah Malili. Kegiatan ini digagas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Luwu Timur.
Di hadapan peserta, Harisah mengajak kaum perempuan agar tidak ragu tampil, berani menyuarakan ide, dan mengambil peran di berbagai sektor. Mulai dari politik, ekonomi, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan.
“Jika perempuan bersuara, maka masyarakat maju. Jika perempuan berdaya, maka masyarakat sejahtera,” tegas Harisah.
Ia menilai, semakin luas ruang bagi perempuan untuk tumbuh dan berkarya, semakin kokoh pula pondasi pembangunan daerah. Karena itu, peningkatan kapasitas diri menjadi hal mutlak agar perempuan mampu bersaing dan ikut dalam proses pengambilan kebijakan serta pemberdayaan.
Kegiatan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Anrika, yang membacakan sambutan Bupati Luwu Timur. Dalam sambutannya ditegaskan, Pemkab Luwu Timur berkomitmen mewujudkan pembangunan inklusif dengan membuka ruang setara bagi perempuan untuk berpartisipasi.
Kepala Dinsos P3A Luwu Timur, Masdin, menyebut forum RBI ini sebagai wadah memperkuat pemahaman perempuan tentang kolaborasi lintas sektor. Tujuannya agar keterlibatan mereka di bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi makin nyata.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesetaraan Gender PPA, Ramlah Muhammad Djono Sanusi, menyampaikan kegiatan ini akan ditindaklanjuti lewat penyusunan rencana aksi di beberapa kecamatan percontohan.
Hadir pula sebagai narasumber, Fungsional Analis Kebijakan DP3A Dalduk KB Sulsel, Uci Lestari. Ia menjelaskan bahwa RBI merupakan strategi penguatan perlindungan perempuan dan anak melalui kerja sama lintas sektor.
Melalui forum ini, Dinsos P3A berharap muncul lebih banyak perempuan Luwu Timur yang aktif, mandiri, dan siap menjadi penggerak kemajuan daerah.(Red)












