DPRD LUWU TIMUR DUKUNG PENYERAHAN BANTUAN PERTANIAN RP12,4 MILIAR UNTUK RATUSAN KELOMPOK TANI

  • Bagikan

LUWU TIMUR, Koranta.id – Dukungan DPRD terhadap penguatan sektor pertanian di Luwu Timur kembali ditegaskan. Dua anggota legislatif, Wahidin Wahid dan Sukasman, hadir langsung dalam Gerakan Tanam Cabai sekaligus Penyerahan Bantuan Pertanian Tahun 2026 di Kebun Hortikultura Desa Balai Kembang, Kecamatan Mangkutana, Senin (29/6/2026).

Wahidin dan Sukasman mendampingi Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyalurkan bantuan pertanian senilai Rp12,4 miliar kepada ratusan kelompok tani. Bantuan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan produktivitas dan mensejahterakan petani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Luwu Timur yang juga Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Ani Nurbaini Irwan, jajaran Kejaksaan Negeri, Polres Luwu Timur, pimpinan instansi vertikal, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Kehadiran unsur DPRD dinilai sebagai bentuk sinergi dengan eksekutif dalam menjalankan program strategis daerah. Sektor pertanian sendiri menjadi salah satu pilar utama perekonomian masyarakat Luwu Timur.

Bupati Irwan dalam sambutannya menegaskan bahwa perhatian kepada petani akan terus dilakukan melalui berbagai skema bantuan.

Pemerintah daerah tidak pernah berhenti memberi dukungan untuk pertanian. Mulai dari bantuan bibit, alsintan, sampai fasilitas penunjang lainnya,” ujar Irwan.

Agenda penyerahan bantuan dirangkai dengan Gerakan Tanam Cabai. Program ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Luwu Timur 2025 tentang Gerakan Menanam Cabai dan Sayuran Lainnya. Tujuannya untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga cabai.

Irwan meminta Dinas Pertanian bersama pemerintah desa mengawal penyaluran bibit cabai hingga ke tangan petani. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan dan edukasi agar hasilnya optimal.

Ia juga berharap Kebun Hortikultura seluas 10 hektare di Balai Kembang dapat dikembangkan menjadi kebun percontohan penghasil bibit unggul. Dengan begitu, petani Luwu Timur tidak lagi bergantung pada bibit dari luar daerah.

1. Benih Padi: 573.750 kg untuk 920 kelompok tani, senilai Rp8,2 miliar
2. Benih Jagung: 24.975 kg untuk 94 kelompok tani di lahan 1.665 hektare, senilai Rp2,2 miliar
3. Vertical Dryer Jagung 10 Ton: Rp1,1 miliar untuk UPJA Manurung, Desa Manurung
4. Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier: 15 unit senilai Rp1,5 miliar
5. Program Lain: Peremajaan kakao 1.500 hektare, bibit dan pupuk lada 400 hektare, pelatihan SDM sawit 149 peserta, serta bantuan mandiri benih Rp204 juta untuk 3 kelompok tani

Kegiatan ini juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Andi Djuana Fachruddin, kepala OPD, camat, kepala desa, penyuluh pertanian, TP PKK Luwu Timur, dan para petani dari berbagai kecamatan.(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *