WABUP PUSPAWATI BUKA SOSIALISASI PATBM DAN PARENTING DI BALANTANG, AJAK ORANG TUA KOMITMEN JAGA ANAK

  • Bagikan

Luwu Timur – Agenda Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler di Desa Balantang, Jumat (1/08/2026) berjalan padat. Usai melepas ribuan benih ikan di Sungai Balantang dalam rangka HUT Desa ke-30, Wabup Puspawati melanjutkan kegiatan dengan membuka secara resmi Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat atau PATBM dan Parenting Anak.

Kegiatan ini digelar di Desa Balantang sebagai upaya memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam memberikan perlindungan dan pengasuhan terbaik bagi anak-anak.

Turut hadir mendampingi Camat Malili yang juga menjabat Pj. Kepala Desa Balantang, Ketua TP-PKK Desa Balantang, Kepala BPD Desa Balantang, perwakilan Kapolsek Malili, mahasiswa KKN Unhas, guru dan adik-adik SDN 223 Balantang, serta masyarakat Desa Balantang yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Wabup Puspawati menyampaikan bahwa perlindungan anak tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dibutuhkan sinergi dari seluruh elemen.

Anak adalah titipan Tuhan dan masa depan daerah kita. Mereka harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Karena itu peran orang tua, sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen bersama, acara dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi PATBM. Wabup Puspawati bersama Camat Malili, Kepala BPD, Ketua PKK, perwakilan Polsek, tokoh masyarakat, dan perwakilan orang tua secara bersama-sama membubuhkan tanda tangan.

 

Penandatanganan ini menjadi simbol bahwa Desa Balantang siap menjadi desa yang ramah anak dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak.

Harapan saya, dengan adanya sosialisasi hari ini bisa memberikan implikasi bagi kita para orang tua. Mari kita saling menjaga anak-anak kita. Kita awasi pergaulannya, kita dampingi pendidikannya, dan kita jadikan rumah sebagai tempat paling aman bagi mereka,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pola asuh di era digital saat ini. Menurutnya, orang tua harus bijak dalam mendampingi anak menggunakan gawai dan media sosial agar tidak berdampak negatif.

Sementara itu, perwakilan Kapolsek Malili dalam materinya menyampaikan jenis-jenis kekerasan terhadap anak dan alur pelaporan jika masyarakat menemukan kasus. Mahasiswa KKN Unhas juga dilibatkan untuk memberikan edukasi kepada adik-adik SDN 223 Balantang melalui metode yang menyenangkan.

Camat Malili selaku Pj. Kepala Desa Balantang mengapresiasi kehadiran Wabup Puspawati. Ia berharap setelah kegiatan ini terbentuk kader-kader PATBM di setiap dusun yang bisa menjadi mata dan telinga masyarakat dalam memantau tumbuh kembang anak.

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif dan sesi foto bersama. Semangat kolaborasi yang terbangun hari ini diharapkan mampu menjadikan Desa Balantang sebagai percontohan desa yang peduli terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Dengan dua agenda besar di hari yang sama, mulai dari pelestarian lingkungan hingga perlindungan anak, Pemkab Luwu Timur menunjukkan komitmennya membangun desa dari hulu ke hilir, untuk lingkungan yang lestari dan generasi yang berkualitas.(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *