Fraksi NasDem DPRD Luwu Timur Dorong Data Akurat Jadi Dasar Perbaikan Fasilitas Sekolah di Perubahan APBD 2026

  • Bagikan

LUWU TIMUR, Koranta.id — Fraksi NasDem DPRD Luwu Timur mendorong Pemerintah Daerah menjadikan data sebagai dasar utama dalam menentukan prioritas perbaikan fasilitas pendidikan. Hal itu disampaikan saat pembahasan Perubahan APBD 2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Luwu Timur, Jumat (4/9/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Ober Datte, didampingi Wakil Ketua Harisah Suharjo. Turut hadir Sekda Luwu Timur Ramadhan Pirade, jajaran OPD, anggota DPRD, perwakilan Forkopimda, serta insan pers.

Anggota Fraksi NasDem, Iwan, dalam pandangan fraksinya menegaskan Perubahan APBD harus menjadi momentum memastikan program pembangunan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Perubahan anggaran perlu diarahkan untuk memperkuat program prioritas, menjaga keberlanjutan pembangunan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” tegas Iwan.

Salah satu fokus utama Fraksi NasDem adalah sektor pendidikan. Berdasarkan hasil kunjungan di sejumlah kecamatan, Iwan menemukan masih banyak sekolah yang ruang belajar dan fasilitas penunjangnya belum memadai.

Menurutnya, kenyamanan ruang kelas sangat menentukan kualitas proses belajar mengajar bagi siswa dan guru.

NasDem menilai program peningkatan akses pendidikan seperti seragam gratis, BOS, dan beasiswa harus dibarengi dengan perbaikan infrastruktur.

“Pendukung kegiatan belajar mengajar serta infrastruktur sekolah lainnya menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan layak bagi peserta didik maupun tenaga pendidik,” ujar Iwan.

Karena itu, Fraksi NasDem merekomendasikan penajaman program dan penganggaran untuk rehabilitasi, pembangunan, dan peningkatan fasilitas pendidikan dalam Perubahan APBD 2026. Namun, fraksi meminta agar prioritas tidak ditentukan hanya dari usulan yang masuk.

Pemerintah diminta melakukan pendataan komprehensif terhadap kondisi infrastruktur pendidikan di seluruh kecamatan. Data akurat disebut penting agar perbaikan bisa tepat sasaran.

“Dengan adanya data yang akurat dan strategis, pemerintah daerah dapat menentukan program secara objektif dan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan,” kata Iwan.

Lebih lanjut, NasDem juga meminta percepatan eksekusi program setelah Perubahan APBD ditetapkan. Proses administrasi, perencanaan teknis, koordinasi antar OPD, hingga pengawasan harus berjalan efektif agar anggaran tidak hanya berhenti pada dokumen.

Di akhir pandangannya, Fraksi NasDem menyatakan mendukung Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk dibahas lebih lanjut, dengan harapan anggaran benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Luwu Timur. (Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *