MALILI,Koranta.id – Fraksi NasDem DPRD Luwu Timur menerima Rancangan Perda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025 untuk dibahas lebih lanjut.
Pandangan fraksi disampaikan juru bicara Suwati dalam Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur, Jumat (3/7/2026).
NasDem mengapresiasi realisasi anggaran 2025 yang mencapai 90 persen lebih. Pendapatan terealisasi Rp1,940 triliun atau 91,39% dari target Rp2,123 triliun. Belanja dan transfer Rp1,903 triliun atau 90,37% dari pagu Rp2,106 triliun. SILPA tercatat Rp21,6 miliar.
“Capaian ini menunjukkan pengelolaan APBD cukup baik dari sisi administrasi dan serapan anggaran,” ujar Suwati.
Meski begitu, NasDem menegaskan keberhasilan Pemda tidak cukup diukur dari angka serapan. “Yang lebih penting adalah dampaknya. Apakah anggaran itu meningkatkan pelayanan publik, mempercepat infrastruktur, menguatkan ekonomi lokal, dan mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.
Fraksi ini juga menyoroti struktur belanja yang masih didominasi belanja operasional. NasDem mendorong Pemda menambah porsi belanja modal yang produktif agar memberi efek berganda bagi ekonomi daerah.
Selain itu, NasDem meminta penguatan sistem penganggaran berbasis kinerja. Setiap rupiah APBD diharapkan menghasilkan output dan outcome yang langsung dirasakan masyarakat.
Dengan catatan tersebut, Fraksi NasDem menerima Ranperda APBD 2025 untuk dilanjutkan sesuai mekanisme DPRD.(Ib/Red)












