Luwu Timur, Koranta.id – Dalam dua hari terakhir, Rabu dan Kamis (17-18/9/2025), Komisi II DPRD Kabupaten Luwu Timur menggelar pertemuan untuk menyikapi kelangkaan BBM bersubsidi jenis Solar dan Pertalite di Kabupaten Luwu Timur.
Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Aliansi masyarakat dan pemuda yang tergabung dalam ormas Pemuda Pancasila, PT Pertamina Patraniaga region Sulawesi, Dinas Perindagkop, Wakapolres Luwu Timur, para Pengawas dan Pemilik SPBU Luwu Timur.
Pada hari pertama, Anggota DPRD Luwu Timur, Sarkawi Hamid, membeberkan bahwa pihaknya menerima aspirasi dan melakukan diskusi terkait kelangkaan BBM dalam beberapa hari terakhir.
“Hari kedua, kami melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan pihak PT Pertamina Patraniaga region Sulawesi secara daring,” lanjutnya.
Sarkawi Hamid menambahkan bahwa dari pertemuan dua hari tersebut, telah didapatkan beberapa informasi dan data terkait penyebab terjadinya kelangkaan BBM bersubsidi khususnya jenis Solar dan Pertalite.
“Semoga kolaborasi, kerja sama, dan kerja keras disertai dengan tanggung jawab dan integritas dari para pihak, Insya Allah benang kusut ketersediaan BBM bersubsidi di Luwu Timur ini dapat terurai, sehingga keadaan dapat normal kembali dan aktivitas masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya,” harapnya.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan dapat ditemukan solusi untuk mengatasi kelangkaan BBM bersubsidi di Kabupaten Luwu Timur dan memastikan ketersediaan BBM yang cukup untuk masyarakat.
Kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah, PT Pertamina, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi kunci untuk menyelesaikan masalah ini.(Red)












